Terungkap, Motif Suami Bunuh Istrinya Petugas BNN Lantaran ini, Rekaman Pembicaraannya Bikin Geram

WWW.WYNBET88.COM


POSKOTA911 - Setelah diterbangkan dari Kepulauan Riau ke Bogor, AM (39) terduga pelaku pembunuhan Indria Kameswari (38), pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) tiba di Mapolres Bogor.

AM yang dikawal sejumlah petugas kepolisian tiba di Polres Bogor semalam. 

Dikutip dari Tribunnews Bogor, Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengatakan, AM saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Saat ini masih diperiksa oleh penyidik secara intensif, pelaku memang suami dari korban," ujar Kapolres, kepada wartawan di Cibinong, Selasa (5/9/2017). 

WWW.WYNBET88.COM

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Kapolres, pelaku mengakui telah menembakan senjata api ke tubuh korban.

"Pelaku bilang karena cekcok," kata dia.

AKBP Dicky menambahkan,  selain AM polisi turut mengamankan seorang yang ikut menyembunyikan pelaku selama dalam pelarian.

Kendati demikian, Kapolres tidak menyebutkan identitas orang yang ikut diamankan bersama AM.

AM diduga membunuh istrinya sendiri di kontrakannya Perumahan River Valley, Cijeruk, Bogor, pada Jumat (1/9/2017).

Dikutip dari Wartakotalive, Sitti Nuraeni, selaku kakak kandung AM mengakui Indria seringkali bersikap arogan kepada suaminya AM. ( POKER FREECHIP )
Berdasarkan pemaparan wanita yang akrab disapa Eni ini, AM diketahui lulusan salah satu Universitas di negeri Kangguru, Australia.

WWW.WYNBET88.COM

"Saya cuma mampu berusaha. Saya memberikan nafkah sesuai kemampuan saya" (AM)

"Itu namanya gak mampu! Pergi lu kalau gak mampu! Lu pergi. Gak sesuai dengan harapan gue, lu gak sesuai sama keinginan gue lu! Anj***!. Lu pikir gue gak malu hidup kayak gini. Malu tau gak anj***! Gue malu pakai mobil ini! Gue maluuuu! Lu udah ngejatohin harga diri gua depan semuanya, baik keluarga dan temen-temen gue" (Indria)

"Astagfirullooh" (AM)

 "Ah monyet lo! Aaaargh. Berhenti lu.. Gua mau nabrakin diri gua sendiri gua nih. Anji*** lo! Udah gua bilangin jangan ampe kayak begini,

Malu gua! Anj***! (Indria) 

"Selesaikan pelan pelan lah" (AM)

"Lu labrak gue sekarang awas lu. Lu udah bawa gue sengsara lu anj***! Lu udah bawa hidup gue sengsara lu! Gue gak mau naik odong-odong ini! Gue mampu pakai mobil gede, gue mampu pakai mobil mewah! Gue malu! Anj*** Gue malu hidup sama lu. Hidup ngontrak! Atap bocor, gue juga yang bayar tu rumah. Mon*** lu. Tahan-tahan ribuan kali gue tahan. Pikir gue apa hah. Gue kerja! Gue cantik! Gue kerja kenapa lu!" (Indria)

"Ya kan saya cuman menjalani apa yang saya bisa bu" (AM)

"Lu gak bisa apa apa mon***! (Indria)

"Gak bisa apa apa gimana sih bu. Orang ini kan saya lagi usaha bu" (AM)

"Kebanyakan mikir lu!" (Indria)

"Aduh ya allah. Sakit bu" (AM) (Dipukul Indria)

"Mobil cepetan mon***! Gak usah nunggu-nunggu si eyang setan. Mana yang ada. Lu kebanyakan mikir. Mikir DP, bayar ini itu lah. Berarti lu enggak mampu mon***!" (Indria)

"Bukannya gak mampu bu tapi kan pakai proses bu" (AM)

"Ya kalau ini diproses gimana anj***. Ini kalau lu gak ngasih berkas gimana mau proses anj***" (Indria)

Comments

Popular posts from this blog

Seorang Kakek Pingsan di Jalanan dan Mulutnya Mengeluarkan Busa Putih, Seorang Gadis yang Kebetulan Melihatnya Seketika Memberikan Napas Buatan

Tega, Seorang Ayah Menyetubuhi Anaknya Sendiri Hingga Hamil Dua Kali!

Mesut Ozil Dikenal Sebagai Muslim Religius, Kok Bertato ? Inilah Maksud Tulisan yang Tertera di Lengannya